** ANTARA TEKNOLOGI DAN ILMU ALLAH **

by Zulkarnain Bandjar

 

TEKNOLOGI DAN ILMU ALLAH

 

ISLAM dan AKIDAH-nya telah lama WUJUD, sejak wujud-nya manusia pertama ADAM as sampai dengan hari ini dan akan terus wujud sampai dengan hari akhir.

Islam adalah syareat hidup (syareat+tarekat+hakekat+makrifat) manusia yang di-akui oleh Allah s.w.t. akan ke-SEMPURNA-annya yang tidak ada bandingan, dan Islam merupakan salah satu alternatif atau pilihan cara hidup yang TERBAIK di dunia dan akhirat kelak.

Syareat Islam, akidah Islam dan ILMU ALLAH, telah berkembang dari satu generasi kesatu generasi, dari satu zaman kesatu zaman, dari seorang nabi ke seorang nabi, dan dari seorang rasul ke seorang rasul yang lain, dan terus berkembang sampailah ke tahap yang paling lengkap dan SEMPURNA yaitu di zaman RASULLULLAH s.a.w.

Syareat hidup secara Islam, tehnologi Islam dan Ilmu Allah berkembang seiring dan sejalan dari satu dekade ke satu dekade hingga ke-suatu tahap derajat tehnologi yang paling tinggi dan sempurna, hal ini mencakup tahap kepintaran pemikiran manusia dan juga yang mencakup tahap pencapaian daya di-luar pemikiran manusia.

Seluruh ke-sempurna-an Islam ada dalam segala aspek pelaksanaan yaitu, ekonomi, social, politik, tehnologi dan sebagainya, semua-nya telah sempurna dan mendapat peng-iktiraf-an Allah s.w.t. setahun sebelum wafat-nya Rasullullah s.a.w. sebagaimana firman Allah s.w.t  dalam Al-Quran.

 

Al yauma akmaltulakum diinakum Wa attmamtu a’laikum nikmati Waradiitulakum islamadiina.

Artinya :

Pada hari ini telah Aku sempurnakan agama-mu (cara  hidup yang menyeluruh) dan Aku cukupkan nikmat-Ku padamu dan Aku ridho Islam sebagai agama-mu (cara hidup-mu)

 

Dalam konteks SYAREAT HIDUP, Allah s.w.t telah mengajar dan menggariskan aturan-aturan hidup manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam gaib, hubungan manusia dengan teknologi, hubungan manusia dengan alam sekitarnya dan hubungan manusia dengan Allah Tuhan yang memerintah sekalian manusia dengan tujuan khusus yaitu untuk kesempurnaan, kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

 

Ke-AGUNG-an Islam didalam bidang ilmu dan pencapai-an teknologi telah terbukti pada zaman silam, hal ini banyak diceriterakan oleh Allah s.w.t. didalam Al-Quran tentang pencapaian ilmu dan tehnologi yang dilalui dan dicapai oleh para rasul, nabi dan umat-umat terdahulu dan seluruh kesempurnaan yang dicapai manusia terkumpul sepenuhnya di zaman MUHAMMAD s.a.w dan terus berlanjut hingga alam fana ini ber-akhir.

Sebahagian dari kemajuan tehnologi yang sudah dicapai di zaman silam masih terdapat hingga sekarang.

Sesungguhnya pencapaian Ilmu allah dan Tehnologi Islam lebih tinggi jika dibandingkan dengan tehnologi sekarang, karena Ilmu dan tehnologi Islam yang diajarkan oleh Allah s.w.t. menjangkau lebih jauh hingga melampaui daya pemikiran manusia, sedangkan pencapaian tehnologi saat ini semata-mata berdasarkan kajian kepintaran OTAK (pemikiran) manusia semata ( yaitu tahap pencapaian tehnologi dengan Ilmu Kalam) .

Walau-pun manusia telah menciptakan tehnologi Nuklear tetapi tahap tehnologi Islam melalui Ilmu Allah adalah sebenar-nya jauh lebih tinggi karena tingkat pencapaiannya bisa melalui Ilmu Gaib dan Ilmu Syahadah, sebagaimana yang pernah diterangkan dalam kajian sebelumnya bahwa tehnologi Islam dapat di-capai melalui tiga pencapaian (pelajaran) yaitu :

 

1.       Ilmu Kalam

2.       Ilmu Gaib

3.       Ilmu Syahadah

 

Berdasar-kan pengkajian ilmu kalam saja manusia telah Berjaya mengarungi angkasa luas, membuat bom atom, membuat computer dan lain sebagainya maka ber-BANGGA-lah manusia di zaman modern ini.

Sesungguhnya daya pencapaian ilmu kalam bisa di-kuasai oleh setiap manusia mana-pun (“kafir”, “kufur”, “murtad”, “yang bertuhan atau tidak”) dengan akal pikiran-nya.

Dalam era persaingan tehnologi canggih ini, “manusia-manusia Islam” telah tertinggal dengan “manusia bukan Islam”  jelas ini-pun satu kelemahan bangsa Islam, tetapi sebenar-nya umat Islam-lah yang ber-untung di dunia ini karena bagi mereka bukan saja dapat menguasai tehnologi Ilmu Kalam melainkan jika mereka MENGENAL DIRINYA  dan MENGENAL ALLAH niscaya mereka dapat juga menguasai ilmu dan tehnologi yang lebih tinggi melalui Ilmu Gaib dan Ilmu Syahadah.

Sesungguh-nya pencapaian tehnologi yang tinggi melalui Ilmu Gaib dan Ilmu Syahadah ini “sulit” dikuasai oleh orang-orang selain Islam.

Pertanyaan-nya :

-          Mengapa orang-orang Islam di zaman ini ketinggalan disemua bidang?

-          Dimanakah letak ke-LALAI-annya?

-           Cobalah kita fikir-kan bersama, mengapa umat Islam tidak berminat mencapai peluang istimewa yang di-karunia-kan oleh Allah kepada Islam?

Sesungguhnya  PELUANG ISTIMEWAH  inilah yang sebenar-nya akan meletak-kan martabat umat Islam ke derajat yang paling tinggi dan inilah kemuliaan yang ter-agung di-banding-kan dengan manusia-manusia lain.

 

Salam Zulkarnain Bandjar

About these ads