PROSES TERJADINYA MANUSIA (3)

by Zulkarnain Bandjar

INGAT !!!

Segala penjabaran yang sudah saya sampaikan disini harus-lah berdasarkan pengalaman pribadi, jangalah kita merasa telah mengetahuinya hanya karena sudah membacanya saja.

Lanjutan dari Proses terjadinya manusia (2)

44.   Saat usia kita antara 271 hari hingga 280 hari namanya (…) yaitu nyawa kita yang telah lengkap dengan jasad maka jasad itulah yang dinamakan (…) yaitu pen-NYATA-an Zat oleh Sifat (jasad). Itulah yang dinamakan AZALI.

Saat itu zahirlah ilmu yakni :

LAILLAHAILLALLAH wa ilmuka

Ketika itu diri itu dari ALIF yaitu (…) maka diri kita inilah disebut alam SHAGIR yaitu alam kecil.

Jibril berkata kepada Rasulullah bahwasanya alam itu ada dua yaitu :

–          Pertama alam KABIR yaitu (alam DUNIA ini)

–          Keduanya alam SHAGIR yaitu (alam didalam DIRI MANUSIA).

Sesungguhnya alam didalam diri manusia adalah lebih mulia dan berkuasa dari pada alam kabir.

45.   Saat usia kita genap 280 hari kita dilahirkan dengan kalimah FAYAKUN         dan kita bernama : Ibni Minasholihin

Kita zahir kedunia dengan tangisan, karena kita akan mencari salah satu jalan yang akan kita lalui, sementara jalan itu ada empat bagian :

  1. Jalan Neraka.
  2. Jalan Surga.
  3. Jalan Yaumil Mahsyar
  4. Jalan Rahmat

Saat didalam tangisan dinamakan (…)

Sesungguhnya bayi itu bersih disisi Tuhannya.

Sebagaimana Sabda Rasulullah :

Bayi yang dilahirkan itu suci tidak bernoda ….

46.   Saat bisa ketawa namanya (…)

47.   Saat bisa berjalan namanya (…)

48.   Saat mulai berkata-kata namanya (…) = (saat inilah gengaman tangan baru terbuka)

49.   Saat sudah Akil-balig namanya MUHAMMAD yaitu tanggung jawab seseorang kepada tuhanya berawal pada saat ini dan segala perintah Allah adalah wajib baginya.

Hingga akhirnya :

Allah s.w.t berfirman :

Tiap-tiap yang hidup itu akan merasai mati

 

Dari padaNya engkau datang dan kepadaNya engkau kembali.

Ketika sudah sampai waktunya maka habislah sudah tanggung jawab manusia menjaga Diri rahasia Allah dan berpindahlah dia kealam BARZAH dan MAHSYAR.

** PENJABARAN ILMU HAKEKAT USUL DIRI **

Sesungguhnya DI daripada ALLAH menjadi : Urat, Mata putih, Kulit dan Roma.

Dan WADDI daripada MUHAMMAD menjadi : Urat, Daging, Bulu mata.

WANI dari MALAIKAT menjadi Urat…

MANI dari BAPAK menjadi : Darah, Mata hitam.

MANIKAM dari IBU jadinya Cahaya mata, Tulang dan Daging.

Adapun tanda mata pada diri manusia :

Tanda mata dari Allah                      : Nyawa, Cinta, Cahaya, Bayang-bayang.

Tanda mata dari Muhammad     : Budi, Iman, Tauhid dan Makrifat.

Tanda mata dari Malaikat             : Rasa, Penciuman, Penglihatan, dan Pendengaran.

Tanda mata dari bapak                    : Urat, Sendi, Tulang dan Otak.

Tanda mata dari ibu                          : Roma, Kulit, Daging dan Darah.

Adapun usul manusia ada lima perkara :

Pertama          –           hati

Kedua             –           Pendengaran

Ketiga              –           Penglihatan

Keempat         –           Penciuman

Kelima             –           Berkata-kata

inilah yang dinamakan hidup.

Manusia itu terdiri dari  :


–          Roh,

–          Rahasia (Sir Allah),

–          Akal (fikiran)

–          dan Nafsu.

Adapun proses perjalanan manusia mulai dari alam Gaibul Gaib masuk kedalam alam Gaib (kandungan bapak) kemudian masuk kedalam alam Kandungan ibu selama 280 hari (9 bulan 9 hari 9 jam 9 menit 9 detik) kemudian keluar-lah kealam Kabir ini untuk menanggung Rahasia Allah s.w.t sebagaimana amanah yang telah diterimanya.

Ketika zahir kedunia menjadi bayi, manusia menangis sebanyak dua kali, yang menandakan :

  1. Tangisan pertama adalah menandakan hakekat duka cita karena telah memikul tanggung jawab rahasia Diri Allah yang begitu berat, karena hal ini akan membawa manusia itu kembali dengan 2 jalan pilihan yaitu :

–           jalan ke-ridho-an (Surga)

–          atau jalan kemurkaan (Neraka).

Oleh karena itu manusia harus mempertaruhkan hidup mereka kejalan Allah atau kejalan iblis dan sesungguhnya tidak ada pilihan bagi mereka kecuali dua jalan tersebut.

Mereka harus mampu menempuhnya dengan penuh ketabahan dan kesabaran. Sesungguhnya jika dia tidak dilahirkan kedunia tanpa berjasad niscaya tanggung jawab yang besar ini tidak harus dipikul olehnya, dan inilah beban pertama sepanjang hayatnya untuk bisa dipertanggung jawabkan oleh hidupnya.

  1. Tangisan yang kedua adalah hakekat gembira karena telah dilahirkan kedunia ini,  Manusia adalah khalifah (Pemerintah) di muka bumi ini, mahluk yang paling mulia di antara mahluk-mahluk yang ada dan memikul suatu tanggung jawab besar yang diserahkan oleh Allah kepadanya, sedangkan tanggung jawab ini tidak sanggup dipikul oleh makhluk lain seperti langit, bumi dan gunung-gunung.

Sesungguhnya 2 hal yang membuat bayi itu menangis diatas karena terkait dengan dua hal yang menjadi penyebab kita hadir di dunia ini yaitu :

  1. Menanggung Rahasia Allah
  2. Menjadi Khalifah di muka bumi.

.

Adapun bayi menangis dengan menyebutkan huruf  “ Aaa, Iii, Uuu “ adalah :

A          = memanggil saudara kembarnya datang

I           = meminta tanda mata dari saudara kembarnya

U         = saudara kembarnya pulang (gaib)

Salam : Zulkarnain Bandjar