Mursyid 1 s/d 3

by Zulkarnain Bandjar

Sang Mursyid (1)

GURU adalah sebuah profesi bagi mereka yang mengajarkan suatu ilmu..
Namun …
Kata “GURU” akan lain maknanya jika di hubungkan dengan kata “MAHA”
MAHA = melebihi (peringkat yang tinggi)
Jadi… MAHA GURU (Gurunya guru) yaitu seseorang yang mengajarkan sesuatu ilmu yang lebih dan berlainan dari guru-guru yang biasa-biasa saja.

MAHA GURU adalah seorang guru yang telah mencapai kedudukan yang tertinggi karena ke-ilmuan spritualnya dan kemuliaan moralnya.

MAHA GURU menjadi panutan bagi guru-guru yang lain yang sedang menapaki lautan spiritual

MAHA GURU hanya disematkan kepada seseorang yang kualifikasi keguruannya tidak diragukan lagi karena ia cakap dalam keilmuan dan ideal sebagai figur bagi para muridnya.
MAHA GURU inilah yang disebut MURSYID.MURSYID mumpunyai makna Pengantar atau penunjuk atau pembimbing di dunia spritual
Tugasnya : menunjukkan terhadap eksistensi “SEJATI DIRI MANUSIA”

Karena sudah seharusnya setiap manusia mengenal akan sejati dirinya agar proses KEMANUSIAANYA dia ketahui dengan tepat, sehingga mengenal akan perjalanan hidupnya, baik masa lalu dan akan datang. Dengan demikian, seorang Mursyid bukan sekedar sebutan seperti guru-guru yang telah kita kenal selama ini ( maksudnya : tanpa memiliki kualifikasi tinggi sebagai seorang Mursyid).Karena.. MURSYID merupakan pangkat (jabatan) yang diberikan oleh RABBUL JALIL. (Sang pemilik misi dalam penciptaan manusia).Bahwa : ALLAH SWT ingin di kenal maka diciptakan manusia untuk mengenalnya. Tidak mungkin DIA datang langsung berwujud “zahir” melainkan DIA akan datang melalui para kekasihnya (orang-orang pilihan). Yang terpilih tentunya merupakan Insan-insan Mulia dimataNya. DIA datang dengan “baju” yang telah dikenal oleh manusia itu sendiri. DIA datang dengan “wajah” para utusannya.Oleh karena itu ingatlah akan hal ini : MURSYID bukan sembarang orang yang lahir begitu saja tanpa ada persiapan terdahulu. Sebelum terlahir ke dunia seorang Mursyid telah dipersiapkan sejak lama oleh Allah swt. Sungguh berbahagialah bagi mereka yang terlahir sebagai Maha Guru (Mursyid) yang membawa misi suci bagi setiap insan yang ingin mengenal Sejati Dirinya. Mereka datang bukan karena keinginan dirinya melainkan atas perintah dan tugas Sang Maha Bijaksana yaitu Tuhan Semesta Alam.Kehadiran para Mursyid beraneka ragam, sesuai misinya, bisa berpenampilan sebagai manusia “biasa” yang kehidupannya tidak jauh berbeda dengan manusia pada umumnya, bisa jadi Mursyid hadir dengan penampilan yang “luar biasa” berbeda dari kebiasaan manusia, (maksunya : disesuaikan dengan kondisi lingkungan ketika mereka hadir)

Himbauan saya bagi para pencari :
Hendaknya bijak dan teliti dalam berkenalan dengan mereka.
“Emas sekalipun berada dalam lumpur tetap harganya emas jua…, sebaliknya, perak sekalipun disimpan di lemari emas tetap saja nilainya perak saja, maka begitulah dengan para Mursyid”.

Salam

Mursyid (2)
.

Dengarkan ini…
Jika selama kita hidup, kita tidak memperoleh kembali warisan kita yang sebenarnya, maka hidup kita akan sia-sia. Manusia bukan dimaksudkan untuk menjadi seekor binatang berkaki dua walaupun seringkali kelakuannya demikian, namun Manusia adalah sebuah mahluk yang MENAKJUBKAN, manusia adalah PETA teladan Allah swt yang memiliki kekuatan-kekuatan yang HEBAT yang sayang sekali telah di hambur-hamburkan,
Didalam diri manusia terdapat sebuah TAMBANG EMAS, tetapi manusia mengembara bagaikan seorang miskin untuk meminta sedekah dari pintu ke pintu.
Tugas manusia adalah untuk “menemukan” dirinya sendiri, untuk mengenal “penciptanya” dan kembali kerumah asalnya tetapi manusia telah menyia-nyiakan kesempatan yang jarang sekali dapat ditemui itu.
Apakah manusia tidak menyadari bahwa kesempatan yang dia peroleh sekarang ini adalah dengan melewati berjuta-juta kehidupan dalam jenis-jenis yang lebih rendah..?

Ketahuilah…
Semua orang suci dari Negara, tempat dan agama apapun meng-khotbah-kan kebenaran yang sama, prinsip, metode serta ajaran-ajaranya selalu sama walaupun “kuncinya” dipindahkan dari satu rumah ke rumah yan lain..
Carilah “kunci” yang di maksud oleh Maha Guru tersebut, karena kunci itu merupakan Master Key yang hanya satu duplikatnya di pegang oleh Maha Guru.
Melalui kunci ini, kita dapat membuka “Harta Karun” yang tak ternilai harganya didalam Diri.
“AKU adalah ASET yang terpendam … “
“Mintalah maka akan diberikan..”
“Carilah maka akan kamu dapati..”
“Ketoklah maka pintu akan dbuka..”

Memang….
Selalu ada orang-orang yang mengaku sebagai Maha Guru..
Mereka menggunakan kesempatan untuk kepentingan individunya.., tanpa memikikan ke depannya yang harus di pertanggung jawabkan terhadap eksistensi ke-Guru-annya.

Tapi jangan khawatir…
Sekalipun ada yang demikian.., kalau seseorang berjalan mencari seorang guru dengan penuh ketulusan dari getaran hati sanubarinya yang paling dalam maka seiring dengan waktu yang berjalan pasti dia akan berjumpa juga dengan Maha Guru (Guru yang benar-benar sempurna Ilmu ketuhanannya).
Allah tidak akan membiarkan para pencari yang berjalan dengan sungguh-sungguh untuk “menemukanNya” akan terus tersesat, melainkan tanganNya yang Arif akan ikut menggandeng mereka untuk sampai pada hadiratNya. (maksudnya : karena ketulusan hati para “pencari” maka Allah pun akan menghampirinya melalui para Mursyid.. Amien)
Berjalanlah terus..

Salam

Mursyid (3)

Untuk dapat mengukur apakah seseorang itu sudah masuk dalam tingkatan MURSYID atau belum.. Maka parameter yang dapat dijadikan standart bagi melihat seorang Mursyid `itu adalah : Bahwa : Yang disebut seorang Mursyid itu, minimal dia harus hadir pada 3 tempat : 1. Pada saat muridnya menghadapi SAKARATUL MAUT.2. Pada saat muridnya menghadapi PERTANYAAN DIDALAM KUBUR (Mursyid harus berada diantara muridnya dan malaikat Munkar-Nakir).

3. Pada saat muridnya melewati JEMBATAN SHIRATHAL MUSTAQIM (Mursyid harus menggandeng tangan para muridnya sebagai jaminan keselamatan sampai kepada keridhaan Allah swt).Kalaulah.. seorang Mursyid tidak dapat hadir pada 3 tempat diatas maka itu bukanlah Mursyid yang sebenarnya.
Bagaimana munkin Mursyid hanya bisa menunggu kita di pintu Surga katanya..? sementara perjalanan ke sana kita harus melaluinya sendiri..?
Apa iya kita bisa sampai ke sana tanpa bantuan Mursyid..?.Jadi jelas disini bahwa…
Gelar Mursyid tidak sembarangan disandang oleh setiap guru..
Minimal Kualitas ke-Guru-annya bisa mencakup 3 hal diatas bahkan sebenarnya masih ada sampai 40 sifat yang dimiliki oleh Mursyid yang sejati. Sehingga tidak diragukan lagi kapabilitas dan kualitas ke-Mursyid-tannya untuk mengayomi dan menjaga para muridnya agar tetap selamat baik di dunia maupun di akhirat.
Berbahagiah orang-orang yang telah berjumpa denganNya. Pintu keselamtan telah dijamin olehNya.!
Yang saya herankan…, mengapa masih ada orang yang ragu akan eksistensi Sang Mursyid..?
Padahal orang tersebut akan bersimpuh di kaki ke-Arifan-Nya…?
Salam
99Suka ·
    • Murid Pakguru ‎40 sifat itu apa aja pak ustadz?
      11 Juli pukul 19:16 melalui seluler · Suka · 1
    • Murid Pakguru percume jak nanya tak mungkin mau dijawab huft capek2 jak tulis komen hehehe tak respon..
    • Dika Doank Bagaimana kita yg masih hidup untuk mengukur keabsahan seorang Mursyid klu lah tempatnya: SAKARATUL MAUT,PERTANYAAN DIDALAM KUBUR,JEMBATAN SHIRATHAL MUSTAQIM. Hanya org MATI yg mengetahiunya. Sedangkan yang mau berguru adalah org yg masih HIDUP. ditunggu jwb-nya…!!!
    • Ilmu Hakekat Usul Diri ‎1. Kita bisa melihat bahwa seorang Mursyid menguasai Ilmu Ketuhanan dengan sempurna dan dapat menerangkan ajaran tentang ketuhanan dengan bahasa sederhana.
      2. Kita bisa melihat bahwa seorang Mursyid memiliki guru-guru yang jelas mata rantai keguruannya mulai guru awal-akhir.. lahir-batin.. dunia-akhirat…
      3. Kita bisa melihat bahwa seorang Mursyid terlahir dari keluarga guru-guru, terutama kedua orang tuanya-lah yang BERPERAN menentukan kelahiran seorang Mursyid, karena… bagaimana mungkin orang tua yang kurang jelas “perbuatannya” dapat melahirkan anak yang akan menjadi seorang Mursyid.
      …………………..
    • Dika Doank Terima kasih,…
    • Mega Cinta Consultan ‎@murid pak guru. Mungkin sy yg jwb nya ya. Aqoid IMAN 50 PERKARA. 20 yang wajib bagi ALLAH, 20 yg mustahil bagi ALLAH, 1 WENANG bagi Allah, 4 Wajib bagi Rasul, 4 mustahil bagi Rosul, 1 wenang bagi Rosul jumlah total 50. Yg 40 itu adalah 20sifat wajib ALLAH dan 20sifat lawan wajib<mustahil>.
    • Mega Cinta Consultan ‎@murid pak guru. sy yg jwb nya ya. Aqoid IMAN 50 PERKARA. 20 yang wajib bagi ALLAH, 20 yg mustahil bagi ALLAH, 1 WENANG bagi Allah, 4 Wajib bagi Rasul, 4 mustahil bagi Rosul, 1 wenang bagi Rosul jumlah total 50. Yg 40 itu adalah 20sifat wajib ALLAH dan 20sifat yg mustahil Bagi ALLAH.